Selasa, 28 Oktober 2014

Mencintai Tanah Air
Sebuah konferensi remaja internasional di adakan di Switzerland pada pukul 08:00 pagi. Perwakilan dari Indonesia yang bernama Marie tiba di ruangan konferensi pukul 8 lewat 39 menit, 37 detik. Bpk. Tony, ketua dari panitia penyelenggara, langsung berdiri ketika Marie menginjakan kakinya di ruangan tersebut dan bertanya, “Are you late?” Dengan tersipu malu, Marie meminta maaf dan segera duduk di kursi kosong di tengah puluhan remaja lainnya.
Marie diijinkan untuk memperkenalkan dirinya. Dengan fasihnya ia berbicara Bahasa Inggris dan bercerita tentang Polandia, negara favoritnya. Ia juga bercerita tentang seberapa hebatnya ia dapat Berbahasa Inggris. Tidak seperti remaja-remaja lainnya yang membanggakan negara asal mereka, Marie justru menjelek-jelekan negara asalnya dan membandingkannya dengan negara-negara Barat lainnya.
Tiba-tiba, seorang remaja dari Amerika Serikat memotong Marie dan bertanya, “Are you even able to speak with your mother tongue language?” My mother has a tongue, I can speak with her.” Jawab Marie dengan percaya diri. Seketika itu juga, seorang berambut hitam dan berwarna kulit sawo matang seperti Marie berdiri dari duduknya di belakang ruangan. “Marie, temanmu bertanya, apakah kamu dapat berbicara dalam bahasa ibumu, Bahasa Indonesia?”
Marie terdiam dan tidak menjawab pertanyaan itu. Ia segera duduk dengan perasaan sangat malu. Sejak kecil ia tidak begitu mengagumi negara Polandia sehingga ia mengucilkan Tanah Air-nya sendiri, bahkan ingin berpindah kewarganegaraan. Ia sudah berkali-kali mengunjungi negara Polandia sedangkan ia sendiri tidak tahu Monas dan Candi Borobudur itu letaknya dimana.
Orang yang tadi berdiri untuk menerjemahkan pertanyaan untuk Marie ternyata adalah seorang panitia dari Indonesia yang ikut berkontribusi dalam pelaksanaan konferensi ini sejak sepuluh tahun yang lalu. Kini ia berdiri lagi dan berkata, “Kalau negara sendiri saja tidak dihargai, bagaimana dengan negara lain? Bagaimana kamu bisa menjalin hubungan internasional jika kamu sendiri tidak mengerti benar tempat di mana kamu dilahirkan dan dibesarkan? Sungguh memalukan! Bendera negara sendiri tidak tahu, lihat tuh, warna bendera di name-tagmu terbalik…

13749924301934711476